Teman, aku tahu jika ada di posisimu
saat ini, aku mengerti bagaimana kegaduhan hatimu dengan segala kerumitan yang
kau jalani. Kau gelisah, kau marah, kau merasa terasing dari duniamu. Aku
mengerti, aku sangat mengerti, bagaimana rasanya kehilangan pundak yang
harusnya bisa menopang kita saat lelah, saat seperti ini. Teman, angkat
kepalamu, kau harusnya tak terlalu bersedih seperti ini, ada harapan disana,
didepanmu. Kau hanya terlalu tertunduk, hingga tak bisa melihat pelangi
didepanmu. Kau hanya perlu berjalan, terus berjalan, hingga keluar dari
pengasinganmu, hingga kau menemukan kesejukan kembali.
Aku ada disini, teman. Mungkin bahu
kita sama, sama sama rapuh, dan aku sangat mengerti bagaimana kegelisahanmu,
aku bisa merasakannya. Disini, menggandengmu, menemanimu, hanya itu yang bisa
ku lakukan. Aku tak akan berlari meninggalkanmu, tak seperti dia. Pengecut yang
hanya bisa mencuri hatimu, tanpa pernah merawatnya lagi