Teman, aku tahu jika ada di posisimu
saat ini, aku mengerti bagaimana kegaduhan hatimu dengan segala kerumitan yang
kau jalani. Kau gelisah, kau marah, kau merasa terasing dari duniamu. Aku
mengerti, aku sangat mengerti, bagaimana rasanya kehilangan pundak yang
harusnya bisa menopang kita saat lelah, saat seperti ini. Teman, angkat
kepalamu, kau harusnya tak terlalu bersedih seperti ini, ada harapan disana,
didepanmu. Kau hanya terlalu tertunduk, hingga tak bisa melihat pelangi
didepanmu. Kau hanya perlu berjalan, terus berjalan, hingga keluar dari
pengasinganmu, hingga kau menemukan kesejukan kembali.
Aku ada disini, teman. Mungkin bahu
kita sama, sama sama rapuh, dan aku sangat mengerti bagaimana kegelisahanmu,
aku bisa merasakannya. Disini, menggandengmu, menemanimu, hanya itu yang bisa
ku lakukan. Aku tak akan berlari meninggalkanmu, tak seperti dia. Pengecut yang
hanya bisa mencuri hatimu, tanpa pernah merawatnya lagi
Jangan bersedih manis, ini hanya akan
menambah bebanmu,kau harusnya bahagia bisa mengenalnya. Dia pernah membuatmu
bahagia bukan? Kamu beruntung pernah bersamanya, yakinlah pasti ada hikmah yang
bisa kamu ambil, Tuhan tak akan mempertemukanmu jika tak ada alasan, dan jika
kalian harus terpisah, Tuhan sudah mempunyai rencana sendiri. Setidaknya, kamu
mengerti kan bagaimana rasanya disakiti, kamu mengerti rasanya ditinggalkan
seseorang. Ini buat pelajaran untukmu, agar kau tak bersikap begitu pada
kekasihmu nanti. Kau pasti lebih kuat karena kejadian ini, dan karena dia, kau
tak akan salah memilih seseorang lagi.
Sekarang, ayolah, bersamaku, kita
lewati hari hari selanjutnya, kau masih ada harapan. Kau tak harus melewati
dengan seseorang, ada aku disini, sebagai sahabatmu. Jalanmu masih panjang, kau
cantik kau baik dan kau kuat, kau pasti bisa jadi seseorang yang sangat tegar.
Buka matamu, buka hatimu, bersikaplah lebih dewasa, ada seseorang yang akan kau
kecewakan jika kau terus seperti ini. Biarlah dia seperti ini, dia tak pantas
untukmu, kamu pasti bisa bertemu dengan seseorang, yang lebih bertanggungjawab
untuk hidupmu. Jangan menangis tersenyumlah untuknya, buah hatimu, dialah
harapanmu selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar