Rabu, 09 April 2014

Buat kamu, wanita

Teman, aku tahu jika ada di posisimu saat ini, aku mengerti bagaimana kegaduhan hatimu dengan segala kerumitan yang kau jalani. Kau gelisah, kau marah, kau merasa terasing dari duniamu. Aku mengerti, aku sangat mengerti, bagaimana rasanya kehilangan pundak yang harusnya bisa menopang kita saat lelah, saat seperti ini. Teman, angkat kepalamu, kau harusnya tak terlalu bersedih seperti ini, ada harapan disana, didepanmu. Kau hanya terlalu tertunduk, hingga tak bisa melihat pelangi didepanmu. Kau hanya perlu berjalan, terus berjalan, hingga keluar dari pengasinganmu, hingga kau menemukan kesejukan kembali.
Aku ada disini, teman. Mungkin bahu kita sama, sama sama rapuh, dan aku sangat mengerti bagaimana kegelisahanmu, aku bisa merasakannya. Disini, menggandengmu, menemanimu, hanya itu yang bisa ku lakukan. Aku tak akan berlari meninggalkanmu, tak seperti dia. Pengecut yang hanya bisa mencuri hatimu, tanpa pernah merawatnya lagi

Jangan bersedih manis, ini hanya akan menambah bebanmu,kau harusnya bahagia bisa mengenalnya. Dia pernah membuatmu bahagia bukan? Kamu beruntung pernah bersamanya, yakinlah pasti ada hikmah yang bisa kamu ambil, Tuhan tak akan mempertemukanmu jika tak ada alasan, dan jika kalian harus terpisah, Tuhan sudah mempunyai rencana sendiri. Setidaknya, kamu mengerti kan bagaimana rasanya disakiti, kamu mengerti rasanya ditinggalkan seseorang. Ini buat pelajaran untukmu, agar kau tak bersikap begitu pada kekasihmu nanti. Kau pasti lebih kuat karena kejadian ini, dan karena dia, kau tak akan salah memilih seseorang lagi.
Sekarang, ayolah, bersamaku, kita lewati hari hari selanjutnya, kau masih ada harapan. Kau tak harus melewati dengan seseorang, ada aku disini, sebagai sahabatmu. Jalanmu masih panjang, kau cantik kau baik dan kau kuat, kau pasti bisa jadi seseorang yang sangat tegar. Buka matamu, buka hatimu, bersikaplah lebih dewasa, ada seseorang yang akan kau kecewakan jika kau terus seperti ini. Biarlah dia seperti ini, dia tak pantas untukmu, kamu pasti bisa bertemu dengan seseorang, yang lebih bertanggungjawab untuk hidupmu.  Jangan menangis tersenyumlah untuknya, buah hatimu, dialah harapanmu selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar