LAPORAN
PELATIHAN
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN SEKSUALITAS
Pacet, 26-29 Desember 2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyeleseikan penyusunan laporan dalam rangka Pelatihan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas tepat pada waktunya.
Kami menyadari bahwasannya kesempurnaan bukanlah milik manusia. Banyak lubang dalam makalah ini yang perlu untuk ditambal. Oleh karena itu, kritik dan saran dari pembaca sekalian sangat kami harapkan sebagai bahan revisi untuk menyempurnakan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan membawa hasanah pengetahuan bagi pembaca sekalian.
Kediri, 22 Oktober 2013
Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman Judul.......................................................................................................... i
Kata Pengantar.......................................................................................................... ii
Daftar Isi................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................ 1
Latar Belakang.......................................................................................................... 1
Tujuan....................................................................................................................... 2
Manfaat...................................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN........................................................................................... 3
Nama, Tema, Waktu dan Tempat.............................................................................. 3
Sasaran....................................................................................................................... 3
Fasilitator.................................................................................................................... 3
Materi.......................................................................................................................... 4
BAB II PENUTUP...................................................................................................... 6
Lampiran..................................................................................................................... 7
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Kita seperti hidup di tepian pantai. Kita takut anak-anak kita tenggelam tergulung ombak.untuk menghindarinya kita membangun tembok ditepian pantai semakin tinggi ombak menerjang, makin tinggi pula tembok yang kita bangun. Kita terus saja melakukan solusi jangka pengdek yang sebenarnya hanya akan membawa kepada masalah yang lebih besar.
Begitulah yang selama ini terjadi, bahwa orang tua, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masih banyak lainnya, melakukan hal yang sama membangun tembok agar anak muda tidak mengenal dan tidak tenggelam pada dampak negatif perkembangan zaman. Sedangkan globalisasi dan kemajuan teknologi tidak lagi terelakkan.
Survei demografi kesehatan Indonesia tahun 2012 menyatakan, 93% remaja laki-laki dan 95% remaja perempuan Indonesia telah mengetahui metode kontrasepsi, sementara sebagian besar guru dan orangtua melarang anak remaja mereka untuk mengetahui alat kontrasepsi. 19% remaja laki-laki dan 3% remaja perempuan menyatakan pernah melakukan hubungan seksual, serta 25% remaja perempuan tidak pernah mendiskusikan terkait menstruasi kepada siapapun. Ini adalah kondisi yang jauh dari harapan masyarakat, namun kenyataan yang saat ini sedang kita hadapi bersama, baik di perkotaan maupun daerah pinggiran/terpencil.
Sebanyak 15.305 kasus AIDS di Indonesia yang ditemukan sampai dengan Juni 2013 berusia 20-29 tahun. Ini adalah kelompok umur dengan jumlah kasus paling tinggi. Dengan demikian, hampir dapat dipastikan bahwa penularan HIV paling banyak terjadi pada usia 15-24 tahun (remaja). Hal ini sangat menyedihkan jika melihat intervensi penanggulangan AIDS bagi anak muda di Indonesia yang selama ini belum menjadi prioritas.
1.2 TUJUAN
a) Turunnya epidemi AIDS, khususnya pada anak muda;
b) Peningkatan pemahaman anak muda akan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas dalam penanggulangan AIDS;
c) Tersedianya kader yang terlatih sebagai fasilitator, dalam melakukan pendidikan sebaya.
1.3 MANFAAT
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 NAMA, TEMA, WAKTU DAN TEMPAT
Nama Kegiatan : Workshop Community Learning Center
Tema : Penanggulangan AIDS pada anak Muda melalui Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Sensualitas
Waktu : 26-29 Desember 2013
Tempat : Villa Damar Sewu, Jl. Air Panas No.168 Pacet, Mojokerto
2.2 SASARAN
Sasaran kegiatan ini adalah 50 anak muda dari berbagai latar belakang dan organisasi yang akan dibagi menjadi 3 kelas paralel. 50 peserta adalah mereka yang memiliki komitmen tinggi untuk menjadi Volunteer dalam upaya penanggulangan AIDS melalui pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas, serta memiliki kelompok dampingan yang akan dijadikan mitra dalam upaya tersebut.
2.3 FASILITATOR
l Fita Riski Utami - Redaktur guetau.com; Anggota Dewan Peduli Remaja Aliansi Remaja Independen; Anggota Forum Seksualitas Indonesia.
l Saputra Wardhana - Koordinator SeBAYA PKBI Jatim; Fasilitator Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur; Fasilitator
l Joseph Ryan Korbarri - Project Officer Samsara; Divisi Advokasi YIFoS.
l Gomar Ferdian Gimon - Pengelola Program Lembaga JCC; Volunteer Divisi Pendidikan dan Penelitian Yayasan Gaya Nusantara; Anggota Forum Seksualitas Indonesia
2.4 MATERI
Kamis, 26 Desember 2013 - Jumat, 27 Desember 2013
1. Hak Seksualitas dan Reproduksi
Brainstorming Isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi di Jawa Timur dengan tujuan memetakan permasalahan terkait HKRS di lingkungan remaja di Jombang, Kediri, dan sekitarnya. Membahas 12 Hak Reproduksi dengan tujuan peserta mengetahui 12 Hak Kespro dan memahami apa itu HKSR.
Jum’at, 27 Desember 2013
2. Seks, Gender dan Seksualitas
Peserta memahami dan dapat membedakan antara Gender, Seksualitas dan aspeknya.
3. Tubuh, Pubertas dan Reproduksi
Mengetahui dan mendiskusikan apa itu pubertas, menstruasi, mimpi basah, masturbasi, dan klarifikasi mitos seputar hal tersebut
4. HIV, AIDS dan IMS
Memahami dan mengerti definisi, penularan, pencegahan, perawatan, penanganan stigma dan diskriminasi ODHA. Memahami mitos dan fakta seputar HIV dan AIDS serta IMS
5. Kehamilan Tidak Direncanakan
Mengetahui alur kenapa KTD bisa terjadi dan memahami penyebabnya. Mengetahui definisi aborsi yang legal dan ilegal dan mengetahui tentang Medical Abortion dan Surgical Abortion
Sabtu, 28 Desember 2013
6. Orientasi Seksual dan Identitas Gender
Mengetahui apa itu orientasi seksual dan identitas gender, memahami keberagaman seksual dan mengetahui skala kinsey
7. Kekerasan dan hubungan antar pribadi
Mengetahui bentuk kekerasan, dampak kekerasan, pencegahan dan penanganan kekerasan. Mengerti dan memahamihubungan dengan sesama manusia
8. Advokasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi
Memahami tentang teknik dasar Advokasi dan pengembangan teknik Advokasi dasar serta Roleplay.
9. Teknik Fasilitasi
Memahami teknik fasilitasi untuk menjadi fasilitator yang baik dan Roleplay untuk mengetahui keterampilan teknik dasar fasilitasi
Minggu, 29 Desember 2013
10. Penyusunan RTL
Melakukan program tindak lanjut pasca pelatihan dan apa yang kita dapatkan selama dalam pelatihan antara Kediri dan Jombang dibagi dalam 2 kelompok
11. Managemen Relawan
Memahami dan memiliki dedikasi besar terhadap lembaga/komunitas menjadi relawan HIV/AIDS
12. Presentasi RTL
Menjelaskan dalam kelas plano bagaimana hasil dari penyusunan RTL yangsudah dibuat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar